Berdasarkan Permendikbud  Nomor 49 Tahun 2014, bab II pasal 17 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, disebutkan : Beban studi program sarjana sekurang-kurangnya 144 (seratus empat puluh empat) SKS yang dijadwalkan untuk 8 (delapan) semester dan dapat ditempuh dalam waktu sekurang-kurangnya 8 (delapan) semester dan paling lama 14 (empat belas) semester setelah pendidikan menengah dan beban studi program diploma III sekurang-kurangnya 108 (seratus delapan) SKS yang dijadwalkan untuk 6 (enam) semester dan dapat ditempuh dalam waktu sekurang-kurangnya 6 (enam) semester dan paling lama 10 (sepuluh) semester setelah pendidikan menengah.

Metode penilaian prestasi belajar mahasiswa didasarkan kepada 4 (empat) komponen dengan bobot sebagai berikut :

Tugas

20%

Dilaksanakan minimal 2 kali sebelum UTS dan 2 kali sebelum UAS. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam penguasaan materi.

Quis

10%

Dilaksanakan minimal 2 kali sebelum UTS dan 2 kali sebelum UAS. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam penguasaan materi.

Absensi

10%

Ketidak-hadiran maksimal 1 kali pada masa UTS dan 1 kali pada saat UAS. Jika ketidak-hadiran melewati batas maksimal maka mahasiswa tersebut tidak dapat mengikuti UTS/UAS dan wajib mengikuti ujian susulan setelah UTS/UAS dan dikenakan biaya ujian susulan.

UTS

25%

Ujian Tengah Semester dilaksanakan pada pertemuan kedelapan, setelah perkuliahan telah menyelesaikan pertemuan ketujuh.

UAS

35%

Ujian Akhir Semester dilaksanakan pada pertemuan ke-enam belas, setelah perkuliahan telah menyelesaikan pertemuan ke-empat belas. Hasil ujian tersebut diumumkan melalui Mading dan Website yang bertujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam memperoleh informasi nilai. KHS dapat di print dari website www.siakpelitanusantara.ac.id  untuk di konsultasikan ke  dosen Penasehat Akademik (PA).